Sudah sekitar 5 bulan saya kehilangan hasrat menulis, terlalu larut ke dalam perilaku biologis model baru. Namun animo untuk menyentuh papan ketik murahan itu tiba-tiba saja mengemuka kala mentari di ujung Timur sana disambut oleh sebuah panggilan tak terjawab dari seorang teman lama. Sebut saja namanya Mawar.